Thursday, July 26, 2012

Bahaya Menyalakan HP Di Pesawat Udara


Assalamualaikum,

membaca sebuah artikel di sebuah blog, dilihat dari pentingnya isi artikel harus kita share.
terima kasih kepada penulis artikel, informasi ini sangat bermanfaat.

selamat membaca...

Bahaya Menyalakan HP Di Pesawat Udarahttps://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi7wkSz4fXk8vLxgRr20cAM1XuK6QlrO6ziNpbyhSCgn40H6EMa8giaoAL43-6cHdnr7fKpK7aSzCP9sL9fV2BKcRjI99JgRS0PENxrfbel6N47pfqTwLqL2SjuYZWDnDHS8jPY/s320/handphone.jpg


Berhubungan dengan jatuhnya pesawat Sukhoi, yang kabarnya disebabkan karena signal HP. Sejumlah penumpang pesawat naas Sukhoi itu ternyata mengaktifkan HPnya tepat di saat pesawat sedang terbang. Terbukti sejumlah panggilan ke HP mereka nyambung. Padahal ini sangat tak diperbolehkan dan bisa membahayakan penerbangan.

Misalnya telepon seluler alias HP dua wartawan majalah Angkasa, masih aktif saat dihubungi pukul 17.00 WIB. Tapi keduanya tidak mengangkat telepon. Demikian juga seorang istri yang mengontak suaminya di Sukhoi itu juga aktif HPnya.

Apakah karena para penumpang itu menganggap Sukhoi kali ini adalah dalam penerbangan Joy flight? di luar jalur penerbangan komersial biasa?
Nah, apakah sinyal HP yang masih menyala ini juga mempengaruhi penerbangan itu?

Ada sebuah peristiwa di mana seorang warga Jerman merasa sangat gusar dan terlihat marah, karena tiba-tiba mendengar suara handphone tanda sms masuk dari salah satu penumpang, padahal saat itu pesawat dalam posisi mau mendarat. Orang ini terlihat ingin menegur tetapi tidak berdaya karena bukan merupakan tugasnya.


http://kabarjateng.com/pict/37833759hp-pesawat.jpg

Ketika ditanya kenapa tiba-tiba dia bersikap seperti itu, kemudian dia bercerita bahwa dia adalah Manager salah satu perusahaan industri, dia adalah supervisor khusus mesin turbin. Saat dia melaksanakan tugasnya tiba-tiba mesin turbin mati, setelah diselidiki ternyata ada salah satu petugas sedang menggunakan ponsel di dalam ruangan mesin turbin.

Orang Jerman ini menjelaskan bahwa apabila frekwensi ponsel dengan mesin turbin ini kebetulan sama dan sinergi, akan berakibat mengganggu jalannya turbin tersebut, lebih fatal lagi berakibat turbin bisa langsung mati.

Kenapa tidak boleh menyalakan Handphone di pesawat?
Pesawat Crossair dengan nomor penerbangan LX498 baru saja take-off dari bandara Zurich , Swiss. Sebentar kemudian pesawat menukik jatuh. Sepuluh penumpangnya tewas. Penyelidik menemukan bukti adanya gangguan sinyal ponsel terhadap sistem kemudi pesawat


Pesawat Slovenia Air dalam penerbangan menuju Sarajevo melakukan pendaratan darurat karena sistem alarm di kokpit penerbang terus meraung-raung. Ternyata, sebuah ponsel di dalam kopor dibagasi lupadimatikan, dan menyebabkan gangguan terhadap sistem navigasi 

Boeing 747 Qantas tiba-tiba miring ke satu sisi dan mendaki lagi setinggi 700 kaki justru ketika sedang “final approach” untuk “landing” di bandara Heathrow, London. Penyebabnya adalah karena tiga penumpang belum mematikan komputer, CD player, dan electronic game masing-masing.


Bentuk gangguan di pesawat:

Arah terbang melenceng, Indikator HSI (Horizontal Situation Indicator) terganggu , Gangguan penyebab VOR (VHF Omnidirectional Receiver) tak terdengar, Gangguan sistem navigasi, Gangguan frekuensi komunikasi, Gangguan indikator bahan bakar, Gangguan sistem kemudi otomatis, Semua gangguan diatas diakibatkan oleh ponsel, sedangkan gangguan lainnya seperti Gangguan arah kompas diakibatkan oleh CD & game. Gangguan indikator CDI (Course Deviation Indicator) diakibatkan oleh gameboy Semua informasi diatas adalah bersumber dari ASRS. http://anehdidunia.blogspot.com

Kebisingan pada headset para penerbang dan terputus-putusnya suara mengakibatkan penerbang tak dapat menerima instruksi dari menara pengawas dengan baik.

Untuk diketahui, ponsel tidak hanya mengirim dan menerima gelombang radio melainkan juga meradiasikan tenaga listrik untuk menjangkau BTS (Base Transceiver Station). Sebuah ponsel dapat menjangkau BTS yang berjarak 35 kilometer. Artinya, pada ketinggian 30.000 kaki, sebuah ponsel bisa menjangkau ratusan BTS yang berada di bawahnya.

Saya juga pernah punya pengalaman pribadi, waktu naik pesawat Lion. Di samping saya duduk pemuda yang menyalakan HP dengar musik. Berkali-kali pramugari bolak-balik menyuruhnya mematikannya. Dia bilang iya tapi menyalakannya lagi. Padahal pesawat sedang terbang. Akhirnya saya yang tegur karena ini sangat berbahaya

“Banyak lho kecelakaan terjadi karena HP menyala di pesawat,” kataku baru dimatikan.


 http://stat.ks.kidsklik.com/statics/files/2012/04/13336753201037419875.jpg

Mematikan HP di pesawat dilakukan sampai benar-benar pesawat berhenti. Namun para penumpang terlihat tak sabaran, sebelum benar berhenti padahal itu masih bisa mengganggu komunikasi lainnya. Jika tradisi melanggar ini dibudayakan maka tak pernah akan bisa dihentikan. Harus bersama-sama kita menjaga aturan, bukan orang perorang.


Sumber http://anehdidunia.blogspot.com/2012/05/bahaya-menyalakan-hp-di-pesawat-udara.html#ixzz21mvMuoVc

Tuesday, July 24, 2012

Karyawan SPBU "NAKAL" Menipu Anda Saat Mengisi Bensin



Mungkin selama ini Anda tidak mengetahui atau Anda tidak sadar permainan yg menguntungkan dari pihak pom bensin.

Setiap Anda mengisi bahan bakar kendaraan Anda baik premium/solar/pertamax di pom bensin, Anda pasti pernah melihat karyawan yg memegang heandel katup selang yg dimasukan ke lubang tangki kendaraan Anda. Mereka mengalihkan perhatian Anda dgn cara memberikan sugesti ke Anda agar melihat angka di mesin pom tsb, dgn secara tidak sadar Anda akan melihat angka tsb sampai selesai.

Itu lah ilmu hypnosis dasar yg dlakukan oleh pihak pom bensin. Sampai-sampai Anda tidak memperhatikan handle tangan yg dtekan & dilepas kemudian ditekan & dilepas lagi saat pengisian bahan bakar tsb.

Kenapa dibuat seperti itu krn bahan bakar yg keluar tertahan & masuk kembali kedalam mesin tsb, hebatnya angka-angka dimesin tsb tidak akan berputar berbalik & pada saat selesai dgn jumlah pembelian bahan bakar karyawan cepat-cepat menghentikan dgn mengunci handle tsb.
Maka dari itu sudsh banyak pom bensin diluar negri yg negara maju, tempat pengisian bahan bakar pengemudinya sendiri yg bebas mengisi sesuai jumlah nominal yg dia tekan, dgn menggunakan kartu seperti ex/kartu vocher saja.

Buat Anda yg sudah mengetahui jgn mau dibodohi karyawan tsb, harus berani mengucapkan :
Tolong hendle jgn dmainkan
Tolong sampai tetes terakhir dari selang heandle karena selang mesin tsb lumayan panjang, ada sekitar satu sampai dua liter didalam selang tsb blm lagi hendle katub yg dimainkan.

Berikut ulah para karyawan nakal di SPBU yang telah terungkap aparat terkait

Awas ! jika anda membeli bensin di setiap SPBU, teliti terlebih dahulu apa bener meteran mesin benar-benar sesuai takaran bila tidak berarti SPBU tersebut curang.

Belang para karyawan SPBU terungkap setelah Polsek Gubeng, menangkap 9 pelaku pencurian bensin yang dilakukan di SPBU Jl Raya Nginden dibekuk. Tujuh pelaku diantaranya adalah karyawan SPBU itu.

Masing-maisng Aditya Bagus Indratama (22) warga Jl Nginden Kota II, M Saiful (21) warga Jl Lebak Indah Utara I, Dani Nova Irawan (22) warga Desa/Kec Socah Bangkalan, Bayu Whiradi Putra (19) Jl Wonokusumo Jaya XV, Toni Hermawan (24) Jl dr Wahidin Lawang Malang, Syam Hendri Efendi (26) warga Jl Rungkut Lor X, Lukman Dwi Saputro (18) warga Desa Gemenggeng Nganjuk, Misli (41) warga Jl Mulyorejo utara, dan Arif Prasetyo (20) Jl Mulyorejo.

“Pencurian bensin ini dilakukan para karyawan SPBU dengan cara mengeluarkan premium dari nozle dengan menekan perlahan tuas tak sampai penuh,” jelasn AKP Alfian Nurrizal, Kapolsek Gubeng, Senin (07/11).

Meski tuas yang ditekan tak penuh, namun aliran bensin dan meteran tetap jalan sehingga konsumen tak tahu jika dicurangi. Adapun sisa bensin itu kemudian ditampung ke jerigen untuk dijual ilegal dan sembunyi. Karyawan itu lalu menjual bensin kepada Misli seharga Rp 4000 per liter. Pencurian bensin dilakukan sebanyak 30 liter.

“Dari pengakuan Misli, mereka sudah 10 kali menjual bensin. Dari situ, Misli menjual ke konsumen Rp 5000 per liter,” tandas Alfian.



sumber :http://tidakmenarik.wordpress.com/2012/02/02/beginilah-karyawan-spbu-nakal-menipu-anda-saat-mengisi-bensin/


Sumber http://anehdidunia.blogspot.com/2012/03/cara-karyawan-spbu-nakal-menipu-anda.html#ixzz21bQJYGmv

Monday, July 23, 2012

7 TANDA KEBAHAGIAAN DI DUNIA


sebuah tulisan yang didapat dari sebuah post di jejaring sosial :










|INILAH 7 TANDA KEBAHAGIAAN DI DUNIA|

Bismillaahirrahmaanirrahiim,

Ibnu Abbas ra adalah salah seorang sahabat Nabi SAW yang terkenal dengan julukan Turjumaanul Qur’an (orang yang paling ahli dalam menerjemahkan Alquran). Beliauh sangat telaten dalam menjaga dan melayani Rasulullah SAW.

Ia pernah secara khusus didoakan Rasulullah SAW, maka pada usia 9 tahun Ibnu Abbas telah hafal Al Quran dan telah menjadi imam di masjid. Ia pernah didoakan Nabi dua kali, saat didekap beliau dan saat ia melayani Rasulullah dengan mengambil air wudhu. Rasul berdoa, ''Ya Allah pahamkanlah (faqihkanlah) ia.'' (HR. Muslim).

Sejak kecil Ibnu Abbas sudah menunjukkan kecerdasan dan semangatnya dalam menuntut ilmu. Sepeninggal wafat Nabi, ghiroh Ibnu Abbas menuntut ilmu tak menjadi surut.

Tanpa bosan ia mendatangi satu per satu sahabat untuk sekadar bertanya berbagai perkara yang belum diketahuinya. Alhasil, dalam waktu singkat Ibnu Abbas digelari sebagai faqih al ashr (faqih di masanya) dan imam al mufassirin (penghulu ahli tafsir).

Ibnu Abbas juga berjuluk al bahr (lautan ilmu). Seiring perjalanan waktu, penglihatan Ibnu Abbas mulai berkurang hingga ia wafat di kota Thaif. Musnad Abdullah Ibnu Abbas mencapai 1.660 hadits. 75 hadits diantaranya disepakati oleh Bukhari dan Muslim (Muttafaq ‘alaihi). Bukhari meriwayatkan 120 hadits sedang Muslim sebanyak 9 hadits.

Suatu hari ia ditanya oleh para Tabi’in (generasi sesudah para Sahabat) mengenai apa yang dimaksud dengan kebahagiaan dunia. Ibnu Abbas menjawab bahwa ada 7 (tujuh) indikator kebahagiaan dunia, yaitu :

Pertama, Hati yang selalu bersyukur.
Artinya selalu menerima apa yang telah Allah SWT berikan dengan ikhlas apapun bentuknya. Agar dapat selalu bersyukur, maka mestilah kita memahami ayat. "Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman.” (QS. Al Mu’minun, 23 : 1)

Mengapa beruntung?. Karena setiap peristiwa apapun itu yang ditimpakan oleh Allah terhadap hambanya yang beriman adalah sebuah keberuntungan bagi dirinya. Apapun bentuknya. Tetapi kuncinya jika hambanya ikhlas. Ikhlas dalam artian memurnikan. Ilustrasinya jika dia diberikan kesenangan, orang yang beriman akan ikhlas dan bersyukur dengan memuji Allah, berdoa serta membagikan rizki, kesenangan atau nikmatnya kepada hamba-hamba lainnya.

“Dan terhadap nikmat tuhanMU, maka hendaklah kamu sebarkan. (QS. Ad Dhuha, 93 : 11) Karena itu Allah pun akan menambah rizkinya bagi orang-orang yang pandai bersyukur. "Dan (ingatlah), tatkala Tuhanmu memaklumkan; "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmatku), maka sesungguhnya azab KU sangatlah pedih." (QS. Ibrahim, 14 : 7) Dan jika Allah menimpakan musibah kepadanya, maka merekapun bersimpuh, berdoa memohon kepadaNYA agar musibah tersebut menjadi penghapus dosa-dosanya, serta menjadikan mereka hamba-hamba yang selalu mengingat Allah.

Dalam hadits yg diriwayatkan Imam Muslim (shahih muslim no. 4673) dinyatakan bahwa : Rasulullah bersabda "janganlah kamu sekalian terlalu bersedih & tetaplah berbuat kebaikan karena dalam setiap musibah yang menimpa seorang muslim terdapat penghapusan dosa bahkan bencana kecil yg menimpanya atau karena sebuah duri yg menusuknya."


Memiliki jiwa syukur berarti selalu menerima apa adanya (qona’ah), sehingga tidak ada ambisi yang berlebihan, tidak ada stress, inilah nikmat bagi hati yang selalu bersyukur. berbahagialah orang yang pandai bersyukur!

Kedua, pasangan hidup yang sholeh.
Pasangan hidup yang sholeh akan menciptakan suasana rumah dan keluarga yang sholeh pula. Di akhirat kelak seorang suami (sebagai imam keluarga) akan diminta pertanggungjawaban dalam mengajak istri dan anaknya kepada kesholehan. Berbahagialah menjadi seorang istri bila memiliki suami yang sholeh, yang pasti akan bekerja keras untuk mengajak istri dan anaknya menjadi muslim yang sholeh.

sebaliknya pula seorang istri yang sholehah, akan memiliki kesabaran dan keikhlasan yang luar biasa dalam melayani suami dan anak-anaknya. Pasangan hidup yang saleh. ia menciptakan suasana rumah teduh dan menurunkan keluarga yang saleh pula. indah dan menentramkan. para peneliti membuktikan, kesalehan (inner beauty) adalah 2/3 faktor penentu kebahagiaan hidup, sedangkan kecantikan atau ketampanan dan kekayaan hanyalah 1/3 darinya. Maka berbahagialah menjadi seorang suami/istri yang memiliki seorang suami/istri yang sholehah.

Ketiga, anak yang sholeh.
Rasulullah saw bersabda: "Apabila seorang anak Adam mati maka terputuslah seluruh amalnya kecuali dari tiga perkara: shadaqah jariyah, ilmu yang bermanfaat atau anak shalih yang selalu mendoakannya." (HR. Muslim)

Saat Rasulullah SAW thawaf. Rasulullah bertemu dengan seorang anak muda yang pundaknya lecet-lecet. Setelah selesai thawaf Rasul bertanya kepada anak muda itu : “Kenapa pundakmu itu ?” Jawab anak muda itu : “Ya Rasulullah, saya dari Yaman, saya mempunyai seorang ibu yang sudah udzur. Saya sangat mencintai dia dan saya tidak pernah melepaskan dia.

Saya melepaskan ibu saya hanya ketika buang hajat, ketika sholat, atau ketika istirahat, selain itu sisanya saya selalu menggendongnya”. Lalu anak muda itu bertanya: ” Ya Rasulullah, apakah aku sudah termasuk kedalam orang yang sudah berbakti kepada orang tua?”

Nabi SAW sambil memeluk anak muda itu dan mengatakan: “Sungguh Allah ridho kepadamu, kamu anak yang soleh, anak yang berbakti, tapi anakku ketahuilah, cinta orangtuamu tidak akan terbalaskan olehmu”. Dari hadist tersebut kita mendapat gambaran bahwa amal ibadah kita ternyata tidak cukup untuk membalas cinta dan kebaikan orang tua kita, namun minimal kita bisa memulainya dengan menjadi anak yang soleh, dimana doa anak yang sholeh kepada orang tuanya dijamin dikabulkan Allah. Berbahagialah kita bila memiliki anak yang sholeh.


Keempat, lingkungan yang kondusif untuk iman kita.
"Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah, dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar(jujur)." (QS. At Taubah, 9 : 119)


Nabi SAW juga mengajarkan kepada kita agar bersahabat dengan orang yang dapat memberikan kebaikan dan sering menasehati kita.
“Seseorang yang duduk (berteman) dengan orang sholih dan orang yang jelek adalah bagaikan berteman dengan pemilik minyak misk dan pandai besi. Jika engkau tidak dihadiahkan minyak misk olehnya, engkau bisa membeli darinya atau minimal dapat harumnya. Adapun berteman dengan pandai besi, jika engkau tidak mendapati badan atau pakaianmu hangus terbakar, minimal engkau dapat baunya yang tidak enak.” (HR. Bukhari)



Ibnul Qayyim mengisahkan, “Kami (murid-murid Ibnu Taimiyyah), jika kami ditimpa perasaan gundah gulana atau muncul dalam diri kami prasangka-prasangka buruk atau ketika kami merasakan sempit dalam menjalani hidup, kami segera mendatangi Ibnu Taimiyah untuk meminta nasehat.

Maka dengan hanya memandang wajah beliau dan mendengarkan nasehat beliau serta merta hilang semua kegundahan yang kami rasakan dan berganti dengan perasaan lapang, tegar, yakin dan tenang .

Itulah pentingnya bergaul dengan orang-orang sholeh, dapat kembali membangkitkan semangat keimanan sehingga kita pun dapat menularkan nuansa kebaikan kepada lingkungan sekitar kita.

Kelima, harta yang halal.
Harta yang halal. yang terpenting dalam Islam kualitas harta, bukan kuantitas harta. Ini tidak berarti Islam tidak menyuruh umatnya untuk kaya. Dalam riwayat Imam Muslim di dalam bab sadaqoh, Rasulullah SAW pernah bertemu dengan seorang sahabat yang berdoa mengangkat tangan. “Kamu berdoa sudah bagus”, kata Nabi SAW, “Namun sayang makanan, minuman dan pakaian dan tempat tinggalnya didapat secara haram, bagaimana doanya dikabulkan”.

Berbahagialah menjadi orang yang hartanya halal karena doanya sangat mudah dikabulkan Allah. Harta yang halal juga akan menjauhkan setan dari hatinya, maka hatinya semakin bersih, suci dan kokoh, sehingga memberi ketenangan dalam hidupnya. Maka berbahagialah orang-orang yang selalu dengan teliti menjaga kehalalan hartanya.

Keenam, semangat untuk memahami agama.
Semangat memahami agama diwujudkan dalam semangat memahami ilmu-ilmu agama Islam. Semakin ia belajar, semakin cinta ia kepada agamanya, semakin tinggi cintanya kepada Allah dan rasul-Nya. Cinta inilah yang akan memberi cahaya bagi hatinya. Semangat memahami agama akan meng “hidup” kan hatinya, hati yang “hidup” adalah hati yang selalu dipenuhi cahaya nikmat Islam dan nikmat iman. Maka berbahagialah orang yang penuh semangat memahami ilmu agama Islam.

Ketujuh, umur yang barokah.
Umur yang baroqah itu artinya umur yang semakin tua semakin sholeh, yang setiap detiknya diisi dengan amal ibadah. Umur yang dalam kesehariannya selama 24 jam adalah menjadi nilai ibadah. Seseorang yang mengisi hidupnya untuk kebahagiaan dunia semata, maka hari tuanya akan diisi pada bagaimana caranya menikmati sisa hidupnya, maka iapun sibuk berangan-angan terhadap kenikmatan dunia yang belum ia sempat rasakan, hatinya kecewa bila ia tidak mampu menikmati kenikmatan yang diangankannya. Sedangkan orang yang mengisi umurnya dengan banyak mempersiapkan diri untuk akhirat (melalui amal ibadah) maka semakin tua semakin rindu ia untuk bertemu dengan Allah SWT. Inilah semangat “hidup” orang-orang yang baroqah umurnya, maka berbahagialah orang-orang yang umurnya barokah.

Demikianlah pesan-pesan dari Ibnu Abbas ra. mengenai 7 indikator kebahagiaan dunia.

Tidaklah lebih baik dari yang menulis ataupun yang membaca, karena yang lebih baik di sisi ALLAH adalah yang mengamalkannya.
 —





Sunday, July 22, 2012

ramadhan yang semakin kehilangan makna


Assalamualaikum,

Al-Qashash [28:60] 
Dan apa saja yang diberikan kepada kamu (kekayaan, jabatan, keturunan), maka itu adalah kenikmatan hidup duniawi dan perhiasannya; sedang apa yang di sisi Allah adalah lebih baik dan lebih kekal. Maka apakah kamu tidak memahaminya?

Membaca terjemahan di atas  mengingatkan penulis akan bulan Ramadhan 2012 kali ini. Yang mana secara pribadi dirasakan semakin kehilangan makna ramadhan yang sesungguhnya.

Menurut sebuah tulisan blog :
RAMADHAN adalah sebuah kata yang terbentuk dari lima huruf, dan setiap hurufnya memiliki makna tertentu yaitu : Ra : rahmat (rahmat Allah), Mim : maghfirah (ampunan Allah), Dhod : Dhommanun li al jannah (jaminan untuk menggapai surga), Alif : Amaanun min an nar (terhindar dari neraka) Nun : Nurullahi al Azizi al Hakim al Ghofuuri ar Rahiim (cahaya dari Allah swt yang maha kuasa dan bijaksana, maha pengampun dan pengasih). Saat kita telaah makna yang terkandung dalam kata RAMADHAN tersebut kita akan semakin meyakini bahwa datangnya bulan RAMADHAN adalah membawa sebuah keberkahan dari Allah SWT untuk kita sebagai hamba-Nya. Hal ini sesuai sabda Nabi Muhammad SAW dalam haditsnya yang artinya : dari Abi Hurairoh RA, bahwasanya nabi Muhammad SAW berkata saat Ramadhan telah tiba: telah datang kepada kalian bulan yang penuh berkah, pada bulan tersebut engkau diwajibkan berpuasa dan dibukalah pintu-pintu surga dan ditutuplah pintu-pintu neraka dan syaitan-syaihan di belenggu, dalam bulan tersebut ada satu malam yang lebih baik daripada seribu bulan, barang siapa yang tidak mampu mendapatkan kebaikan bulan RAMADHAN tersebut maka haramlah baginya surga. Riwayat Ahmad, an Nasa’i, dan Baihaqi.


demikian sempalan dari tulisan sebuah blog.
Yang kalau penulis sederhanakan dengan mengambil sudut pandang umum menurut penulis sendiri, maka ramadhan itu :
Kaitan dengan Allah SWT, keren nya ketauhidan dari seorang hamba kepada penciptanya. Seperti juga puasa itu termasuk ke dalam salah satu rukun islam, yaitu nomor 4. Ramadhan yang merupakan bulan penuh berkah, bulan penuh ampunan, bulan istimewa, dimana kita sebagai hambanya dapat lebih mendekatkan diri dan meningkatkan kualitas keimanan kita dengan berbagai kegiatan keagamaan.
Lalu kaitan dengan sesama manusia, ramadhan yang didalamnya terdapat perintah untuk melaksanakan ibadah puasa bagi yang tidak mempunyai halangan berpuasa. Terkandung nilai-nilai moral, bahwa kita harus ikut merasakan bagaimana kondisi kaum fakir dan miskin yang kerap kali harus menahan lapar dan haus. Lalu diajarkan pula nilai kebersamaan dan toleransi, baik sesama umat islam / muslim maupun dengan umat agama lainnya. Kesederhanaan dalam berbuka dan berpakaian, saling sapa dan salam, dan apabila memang berhalangan dalam berpuasa, tidak menunjukannya di depan umum. Dsb.
Setidaknya hal-hal itulah yang dahulu diajarkan dan dialami oleh penulis. Akan tetapi seiring dengan waktu yang bergulir, ramadhan semakin kini semakin berubah pemaknaannya bagi kebanyakan kaum muslim.
Seperti juga di tulisan dalam sebuah blog :
“Menyoal Makna Ramadhan
di dalam blog tersebut diceritakan bahwa makna ramadhan terbagi menjadi 3 bagian :
“Ramadhan religius”, “Ramadhan ekonomi” dan yang terakhir “Ramadhan hiburan”.

Penulis setuju dengan apa yang disampaikan di dalam tulisan blog tersebut. Dan merasa miris karena dari pengamatan sehari-hari di bulan ramadhan kali ini, ramadhan ekonomi dan ramadhan hiburan yang lebih dominan dari pada ramadhan religious.
Bagaimana tidak kecewa, karena jika dahulu di siang hari di bulan ramadhan, sedikit sekali tempat makan yang buka, mereka yang tidak berpuasapun, bla makan dan minum selalu dengan sembunyi-sembunyi menghormati atau mungkin malu dengan mereka yang berpuasa.

Tapi sekarang, ngabuburit ke sebuah pusat perbelanjaan, sekelompok wanita muslim yang mengenakan kerudung, tertawa tawa dengan lepas, sambil makan dan minum di food court yang tersedia. Di bagian lain, muslimah berhijab, mengenakan pakaian ketat mengikuti lekuk tubuh asyik berjalan, windows shoping sambil menyeruput sebuah minuman kemasan. Kaum prianya juga tidak kalah. Cuek saja merokok, makan dan minum.
Astagfirullahaladzim

Dan waktu dahulu apabila tiba saatnya berbuka, jalanan menjadi sepi, tepat ibadah (masjid, mushola penuh) mau berbuka di luar, tempat makan pada antri. Menjadikan diri ini malas makan di luar, lebih baik segera cepat pulang dan makan bersama dengan keluarga di rumah.
Tapi sekarang, pada saat jam buka, tidak terlihat kesibukan seperti dulu. Apa karena sudah banyak tempat makan ya, jadi tidak perlu antri lagi. Namun malam-malam yang dahulu ramai oleh ibadah, sholat tarawih, tadarus. Sekarang diramaikan dengan mereka yang sibuk hunting baju lebaran, belum lagi suara petasan disana sini. Ya mending kalo tarawih nya sudah beres. Lha ini orang masih shalat dan berdo’a, eh dar der dor ngak berhenti.
Astagfirullahaladzim

Lalu tayangan televisi yang semakin hari kian beragam stasiun televisi swasta beserta acaranya. Kok malah makin vulgar dan tidak berbobot agama. Katanya sinetron religi tapi ya begitulah. Ditambah tayangan yang menemani sahur yang dirasa penulis makin hancur, makin malas untuk menontonnya. Anehnya lagi, mereka-mereka yang seharusnya lebih kuat agamanya macam para ustad dan ustadah, ikut terlibat dalam tayangan yang tidak mencerminkan budaya muslim dan tidak sejalan dengan makna bulan ramadhan.  Tidak usah dijelaskan secara detail, penulis yakin pembaca sudah mengetahuinya. Atau sudah banyak dibahas di blog-blog yang lain.
Astagfirullahaladzim

Dan tidak lupa, lihat kondisi budaya dimana mereka lebih senang membelanjakan uang untuk baju dan makanan secara berlebihan. Saling membangga bangga kan keadaan financial diri dan keluarganya. Pamer kendaraan baru setiap Idul fitri. Tapi melupakan shalat dan zakat yang nota bene harus lebih dahulu dilaksanakan sebelum berpuasa (urutan dalam rukun islam). Tapi sombong dengan gelar haji yang disandangnya, berangkat umroh sampai 13 kali dsb
Astagfirullahaladzim

Apakah ini yang menandakan bahwa kiamat sudah dekat ? apakah ini bukti nyata kisah Nabi Sulaiman as yang bertanya pada iblis yang sedang tertawa terbahak-bahak, dan dijawab bahwa iblis tertawa karena berhasil melakukan 2 hal, yakni 1) membuat umat Nabi Isa as menyembah 2 tuhan. Dan 2) membuat umat Nabi Muhammad Rasullulah saw mendewakan harta dan kekayaan ? 

Hanya Allah SWT yang tahu jawabannya.
Namun pertanyaan-pertanyaan yang kiranya wajib kita ajukan kepada diri kita sendiri masing-masing :
Mau dibagaimanakan ramadhan kali ini oleh kita ?
Ramadhan kali ini Mau dijadikan pijakan ke neraka atau ke surga ?

Jawabannya, hanya anda dan Allah SWT yang tahu.

Semoga saja ramadhan kali ini semakin membuat kita semakin menyadari posisi kita sebagai Hamba-Nya. Membawa kita semakin dekat kepada-Nya…Amin YRA

Subhannallah walhamdulillah walla ilaha ilalah wallahuakbar
Wassalamualaikum wr wb.


Wednesday, July 18, 2012

menyambut ramadhan

assalamualaikum,
menyambut ramadhan, ijinkan saya mengucapkan mohon maaf lahir dan batin... selamat menunaikan ibadah puasa ramadhan.
dan sekedar berbagi, saya tampilkan humor ramadhan dari blog tetangga :


Ibu Guru: "Ayo kita mengulang pelajaran minggu lalu"
"Yaitu Kalimat Majemuk, seperti ibu sudah jelaskan
bahwa kalimat majemuk teridiri atas (copas dari wikipedia):
 

Kalimat majemuk adalah kalimat yang mempunyai dua pola kalimat atau lebih. Setiap kalimat majemuk mempunyai kata penghubung yang berbeda, sehingga jenis kalimat tersebut dapat diketahui dengan cara melihat kata penghubung yang digunakannya. Jenis-jenis kalimat majemuk adalah:
  1. Kalimat Majemuk Setara
  2. Kalimat Majemuk Bertingkat
  3. Kalimat Majemuk Campuran
  4. Kalimat Majemuk Rapatan
Ibu Guru: " Nah sekarang siapa yang bisa jawab contoh nomer: 2?" 

Ibu Guru: " Ayah mencuri motor ketika matahari berada di ufuk timur." 

Ibu Guru: " Termasuk kalimat apakah contoh tersebut..?" 

Ujenk: "Saya bu... itu kalimat haram... bulan puasa lagi, pasti batal puasanya si Ayah tu..!!!" 






http://humorbb.blogspot.com/2011/08/belajar-bahasa-indonesia-di-bulan.html